Sangat menarik menyimak perkembangan industri eCommerce di Indonesia. Dari para pemain kecil, perorangan sampe UMKM telah lama berkembang. Tapi di taraf korporat mereka mulai bergeliat masuk kesini. Ini adalah berita bagus. Dimulai dari Telkom yang mengusung Plasa.Com, ada Juale.Com yang punya Pak Nukman, terus berlanjut ke Tokopedia.Com yang baru-baru ini dapat kucuran dana investor dari Singapura.
Yang masih ditunggu adalah kehadiran Kemana.Com milik orang pengusaha Amerika. Dengan press release yang begitu besar diharapkan situs eCommerce ini bisa jadi salah satu pemain besar di Indonesia.
Lihat juga kabar terbaru bahwa Rakuten, satu raksasa …
Idealnya saat anda membeli suatu domain, ide dan gambaran tentang pengembangan nama domain ini sudah ada dikepala. Jadi, pusing dan tak ada ide terhadap suatu nama domain seharusnya tidak ada. Tapi ada beberapa kasus tertentu dimana seolah semua ide jadi buntu. Ini terjadi bila domain terlalu generik atau sangat brandable. Ketika domain dilihat dia tak mempunyai gambaran jelas melekat pada domain itu. Tapi anda lihat dan percaya ada potensi didalamnya. Dikarenakan kata kunci populer atau nama domain yang begitu pendek dan mudah diingat. Domain seperti ini harus diarahkan menuju target …
Skenarionya begini : Seorang Blogger baru saja membaca berita penjualan domain di salah satu portal berita terkenal. Domain dimaksud, Fund.Com seharga $9,999,999. Tergambar di pikiran dia; wow … sebuah nama domain harganya selangit. Dia baca berita tersebut dengan deg-degan sampe selesai. Baiklah saya juga bisa, syaratnya cuma satu : Domainnya harus cantik (Ini menurut istilah wartawan peliput berita tersebut).
Maka bergegaslah dia mendaftar berbagai tipe domain dengan beragam kata kunci. Setelah berbekal cukup banyak domain. Pergilah dia ke Sedo (Domain diatas terjual di Sedo) pasanglah domain dia dengan penuh percaya diri …
Menarik disimak apa yang terjadi dalam dunia domain Indonesia akhir-akhir ini. Kasus Bung Sony yang menghiasi berbebagai media dari online sampai televisi. Ini tentu memberi satu pelajaran yang berarti bagi kita semua. Bahwa Kode etik dan hukum tentang domain kaitannya dengan trade mark itu ada dan siap digunakan bagi siapa yang membutuhkan. Dan akan dipakai terhadap disiapa yang melanggar. Walau pada akhirnya benar tidaknya ditentukan didepan Badan Hukum. Tapi publik telah bicara, lewat forum, blog dan situs jejaring sosial. Jadi kode etik masih jadi dasar utama di dunia maya sekalipun.
Kita …
Bagi sebagian dari kita membangun website mungkin bukan suatu yang sulit. Beragam software dan tools gratis tersedia dengan tingkatan kemudahan dan kualitas berbeda. Tutorial mudah didapatkan, petunjuk bertebaran dimana-mana. Sehingga membangun dan mempunyai website bukanlah barang mewah. Diatas kertas setiap orang bisa melakukannya.
Tapi apakah anda sudah membangun website itu dengan terarah. Ada pola bisnis yang jelas ?. Anda bisa saja punya segudang ide dengan pembuatan website dan bisa menerapkannya. Buat e-commerce atau content-rich website yang luar biasa bagus dengan desain yang menakjubkan. Begitu website sudah jagi, apa selanjutnya ? apakah …
Waktu adalah Uang. Ungkapan ini sering ditekankan. Kita setuju itu ?
Untuk bisa bilang setuju tentu harus tahu apa maksud dari ungkapan tersebut. Kenapa waktu itu diasosiakan dengan uang, segitu berhargakah dia ?
Ada yang langsung manggut, bilang iya. tanpa lebih jauh mendalami maknanya. Jujur saja, dulu saya juga penganut paham ini, tapi secara mendalam tidak tahu maksudnya.
Fenoma ini sebenarnya muncul dimana masyarakat sudah punya mobilitas yang tinggi. Sibuk dengan segala urusan, Ada saja masalah dan pekerjaan yang harus diselesaikan (sendiri). Khas gaya hidup orang modern dengan aktifitas bisnisnya yang dipacu batasan …