Sedang browsing di dunia maya ketemu dengan satu nama domain ini. Kesan pertama lihat .. eh .. apa kuwe ? gdgtgw.com. Setelah lihat websitenya kesan pertama timbul, wah sayang .. website bagus begini. Nama domainnya “keren” luar biasa. Disana ada tagline “” Gadget gue”. oh … jadi maksudnya dari gdgtgw itu Gadget Guwe ?.
Lalu kenapa tidak pake GadgetGue.Com saja ?. Akankah jawaban yang klasik yang disodorkan ?. Tidak keliru. Domain GadgetGue.Com telah diregister setahun sebelumnya oleh seorang blogger di Jogja.
Jadi pemilihan ini sebagi jalan keluar kebuntuan, atau satu hasil pemikiran yang …
Saya sudah jual-beli ribuan domain selama beberapa tahun terakhir ini. Dan dari sekian banyak transaksi itu semuanya tak berjalan mulus. Ada saja ganjalan dan alasan dari pihak pembeli maupun penjual. Kendala yang banyak terjadi mulai dari Paypal account yang habis, pembeli punya buat alternatif domain lain, Ada webmaster yang ingin beli buat klien, setelah terjadi kesepakatan, kliennya mundur, Lelang domain di Sedo tapi pemenang tak pernah bayar dan sebagainya.
Tapi satu yang pasti dari itu semua, bahwa anda boleh saja bilang domain terjual tapi dengan syarat : uang sudah ditangan.
Siapa tidak …
Sangat menarik menyimak perkembangan industri eCommerce di Indonesia. Dari para pemain kecil, perorangan sampe UMKM telah lama berkembang. Tapi di taraf korporat mereka mulai bergeliat masuk kesini. Ini adalah berita bagus. Dimulai dari Telkom yang mengusung Plasa.Com, ada Juale.Com yang punya Pak Nukman, terus berlanjut ke Tokopedia.Com yang baru-baru ini dapat kucuran dana investor dari Singapura.
Yang masih ditunggu adalah kehadiran Kemana.Com milik orang pengusaha Amerika. Dengan press release yang begitu besar diharapkan situs eCommerce ini bisa jadi salah satu pemain besar di Indonesia.
Lihat juga kabar terbaru bahwa Rakuten, satu raksasa …
Idealnya saat anda membeli suatu domain, ide dan gambaran tentang pengembangan nama domain ini sudah ada dikepala. Jadi, pusing dan tak ada ide terhadap suatu nama domain seharusnya tidak ada. Tapi ada beberapa kasus tertentu dimana seolah semua ide jadi buntu. Ini terjadi bila domain terlalu generik atau sangat brandable. Ketika domain dilihat dia tak mempunyai gambaran jelas melekat pada domain itu. Tapi anda lihat dan percaya ada potensi didalamnya. Dikarenakan kata kunci populer atau nama domain yang begitu pendek dan mudah diingat. Domain seperti ini harus diarahkan menuju target …
Skenarionya begini : Seorang Blogger baru saja membaca berita penjualan domain di salah satu portal berita terkenal. Domain dimaksud, Fund.Com seharga $9,999,999. Tergambar di pikiran dia; wow … sebuah nama domain harganya selangit. Dia baca berita tersebut dengan deg-degan sampe selesai. Baiklah saya juga bisa, syaratnya cuma satu : Domainnya harus cantik (Ini menurut istilah wartawan peliput berita tersebut).
Maka bergegaslah dia mendaftar berbagai tipe domain dengan beragam kata kunci. Setelah berbekal cukup banyak domain. Pergilah dia ke Sedo (Domain diatas terjual di Sedo) pasanglah domain dia dengan penuh percaya diri …
Menarik disimak apa yang terjadi dalam dunia domain Indonesia akhir-akhir ini. Kasus Bung Sony yang menghiasi berbebagai media dari online sampai televisi. Ini tentu memberi satu pelajaran yang berarti bagi kita semua. Bahwa Kode etik dan hukum tentang domain kaitannya dengan trade mark itu ada dan siap digunakan bagi siapa yang membutuhkan. Dan akan dipakai terhadap disiapa yang melanggar. Walau pada akhirnya benar tidaknya ditentukan didepan Badan Hukum. Tapi publik telah bicara, lewat forum, blog dan situs jejaring sosial. Jadi kode etik masih jadi dasar utama di dunia maya sekalipun.
Kita …