Backorder Domain
Dipostingan saya yang dahulu, telah disinggung mengenai backorder domain. Nah sekarang kita mengenal lebih jauh apa itu backorder domain. Kita lihat di Wiki :
Backorder: A distribution term that refers to the status of items on a purchase order in the event that some or all of the inventory required to fulfill the order is insufficient to satisfy demand.
Dalam dunia domain istilah ini digunakan untuk memesan-beli domain yang habis masa berlakunya sehingga saat dia expired dan di-delete dari registrar. Karena domain ini mungkin mempunyai nilai (jual) yang tinggi. Maka kalo kita tunggu sampe dia avaliable dan mau diregister manual ( hand reg ), kemungkinan untuk mendapatkannya sangatlah kecil.
Karena proses pendaftaran ini bisa otomatsi pake script, jadi bisa disetting pada saat domain ini didelete, script ini mencoba melakukan register ke regsitrar tertentu dalam hitungan spersekian detik. Script ini dinamakan Drop Catcher.
Karena untuk buat script ini tidak semua orang bisa ( yg bagus). Juga butuh sarana yang cukup memakan biaya. Maka kebanyakan pada melakukannya di rumah-rumah jasa backorder. Mereka yang mempunyai script super cepet. dan dipasang diratusan server melalui berbagai macam jaringan registrar.
Enaknya backorder itu pake prinsip No Cure no Pay. Jadi apabila kita dapat domain itu baru bayar. kalo tidak ya cari yang lain lagi. Rumah backorder itu misalkan :
Snapnames.com : fee minimal $59, tergantung dari jenis domain.
Cuma yang backorder itu kan tidak cuma kita sendiri saja, banyak yang lain. Nanti itu lari ke Auction, tapi kalau cuma satu orang yg backorder itu domain. Anda sendiri misalnya, maka anda langsung jadi pemilik
Snapnames juga menangkap ( drop catching ) domain yang expire tiap harinya, lebih dari 20 ribu. Dia pakai system drop taster. Domain lari ke ‘In Auction’ system, Semua orang bisa ikut bergabung. Dengan nilai minimum bid yang bervariasi tegantung dari nilai domainnya. Kalo tidak ada yg ikut, dia akan turun harga jadi $19 sampai $9. Kalau tetep tidak ada yang ikut, domain lalu didrop kembali. Snapnames bekerja sama dengan ratusan registrar diujung dunia. Jadi kesempatan untuk dapat domain yg dibackorder juga lebih besar
Rumah backorder yang lain misalnya NameJet, Pool, dan Godaddy.
Tegantung domain itu didaftar dimana, ada domain yang expired tapi di tidak drop. Maka larinya juga biasanya ke rumah Backorder tertentu. Karena mereka sudah ada kerjasama :
Seperti Enom dan NetSol lari ke NameJet. Moniker ke SnapNames, Godaddy lari Ke TDnam. Kalau dari Dynadot Lari ke MarketPlacenya sendiri.
Lain ceritanya dengan dot TV premium dia tidak bisa di Backorder, pasti kalo drop langsung kembali ke Registrarnya : Enom !









Leave your response!